Dubes Brunei Darussalam Resmikan Ruang Belajar


Bangunan di Riyadlul Ulum Wadda’wah Dinamai Brunei

Tempat belajar di Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah dan Miftahul Huda III –keduanya korban gempa 7,3 SR— sudah selesai dibangun. Dananya berasal dari hibah negara Brunei Darussalam. Kemarin kedua bangunan itu diresmikan Duta Besar Brunei Darussalam Brigadir Jenderal Paduka Mahmud bin Haji Saidin.
Laporan: Asep Rizal, Cibeureum

Kemarin, iring-iringan rombongan Wali Kota Drs H Syarif Hidayat MSi dan Wakil Bupati Ir Dede Sudrajat MP serta Duta Besar Brunei Darussalam Brigadir Jenderal Paduka Mahmud bin Haji Saidin disambut antusias sesepuh pondok pesantren dan santri Riyadlul Ulum Wadda’wah serta warga sekitar pesantren. Kedatangan tamu kehormatan itu juga disambut iringan musik drum band.

Dalam sambutannya, perwakilan Ponpes Riyadlul Ulum Wadda’wah, ustadz Didin Darul Falah menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Kedutaan Besar Brunai Darussalam. Dia menyatakan, bangunan ini akan dipergunakan dengan sebaik-baiknya untuk pendidikan agama guna memajukan dan mencerdasakan generasi bangsa.

“Gedung ini diberi nama Brunei untuk mengenang aksi solidaritas dari negara serumpun tersebut,” ungkap ustadz Didin Darul Falah

Wali Kota Drs H Syarif Hidayat MSi berharap gedung ini dirawat sebaik-baiknya sebagai wujud syukur. “Bila di kemudian hari Paduka datang lagi kemari, bangunannya masih ada,” jelasnya.

Usai penyambutan, Dubes Brigjen Paduka Mahmud didampingi wali kota serta jajarannya meresmikan Ponpes Riyadlul Ulum Wadda’wah.

Dana pembangunan itu diberikan pada 2010. Riyadlul Ulum Wadda’wah yang berlokasi di Condong, Cibeureum mendapatkan 72.500 dolar AS atau Rp 645 juta. Sedangkan Ponpes Miftahul Huda III di Kelurahan Margabakti, Cibeureum memperoleh 48.900 dolar AS atau setara Rp 427.734.000.

Gedung Pondok Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah dibangun di atas tanah seluas 360 meter persegi yang terdiri dari 2 lantai. Bangunan ini memiliki 4 ruang, masing-masing seluas 72 meter persegi dan dapat menampung 160 orang.
Begitu juga untuk ruang belajar Pondok Pesantren Miftahul Huda III. Namun gedung seluas 180 meter persegi ini tidak bertingkat. Bangunannya terdiri dari ruang belajar yang dapat menampung 80 siswa. (*)

Sumber: Radar Tasikmalaya
Edisi: Jumat, 17 Juni 2011

2 responses to “Dubes Brunei Darussalam Resmikan Ruang Belajar

  1. Saya Bangga dengan Cara yang dilakukan oleh Dubes Brunei Darussalam dalam memberikan bantuan hibbah kepada Pondok Pesantren di Indonesia. Kami tentunya sangat membutuhkan bantuan dana hibbah tersebut sehubungan Madrasah yang kami kepalai, yaitu MA I Annuqayah Putri di bawah naungan Pon. Pes. Annuqayah berlokasi di Desa Guluk-Guluk Sumenep Madura Jawa Timur sedang membangun 3 lt gedung madrasah dengan 8 ruang kelas. Dana diperkirakan menghabiskan sebanyak Rp. 684.000.000 Kami memohon kepada Bapak Duta Besar Brunei untuk RI, kiranya berkenan membantu Madrasah kami yang sekarang pembangunannya sedang berlangsung. Sementara dana yang ada sangat terbatas. Terima kasih atas perhatiannya.

    Hub. Kepala Madrasah Aliyah I Annuqayah Putri Hp. 081999910077

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s