Film Santri Diputar di Pesantren

TASIK – Sekitar 300 santri menyaksikan pemutaran perdana film  tentang kehidupan santri, kemarin di Pondok pesantren Riadlul Ulum Wadda’wah, Condong, Cibeureum, Kota Tasikmalaya.

Wakil ketua pelaksana acara, Lena Sayati (18) mengungkapkan film  yang di-launching-nya berjudul Hidup Sekali Hidup Yang Berarti (HSHYB) .
Lanjut dia, film tersebut merupakan hasil kreasi dari santri pesantren dan  komunitas penulis Mata Pena.

Film Hidup Sekali Hidup Yang Berarti  menceritakn kehidupan santri yang ada di sebuah pondok pesantren. Diceritakan santri-santri di pesantren tersebut tiap hari harus menggunakan bahasa Inggris dan Arab, bagi yang melanggar akan mendapatkan hukuman digantungi papan tulis di lehernya yang bertuliskan  pelanggar peraturan bahasa yang ditulis dalam bahasa Inggris.

Lena berharap film HSHYB bisa menjadi cerminan bagi seluruh santri pondok pesantren agar mematuhi aturan. Sedangkan dari sisi lainnya, lanjutnya santri dapat berkreasi dalam bentuk multimedia, meskipun, dalam kehidupan sehari-hari. ”Saya berharap film ini masuk box office,” ungkap Lena pada Radar.

Sumber: Radar Tasikmalaya
Senin, 9 Mei 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s