Latih Kreativitas di Pesantren

TASIK – Hidup di lingkungan Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah Condong tak membuat para santriwati menutup diri dari kemajuan zaman. Bahkan, mereka tertantang untuk mengembangkan kekreativitasnya.

Salah satu hasil dari karya santri Pesantren Riyadlul Ulum Wadda’wah Condong yakni pernak-pernik menarik berbahan flanel .

Berbahan dasar kain flanel , para santri yang tergabung dalam ekstrakurikuler keputrian ini membuat gantungan kunci, gantungan handphone, pin, bros, hiasan pensil, tempat pensil dan hiasan dinding maupun hiasan di mobil.
Menurut salah seorang pengurus Keputrian Elis Siti Aminah, keterampilan ini mereka dapat sejak masuk ke pesantren ini. “Di sini kami diajarkan berbagai cara untuk membuat keterampilan. Salah satunya membuat hiasan dari kain flanel ,” jelas siswi kelas 2 SMA ini.

Menurut Elis, tiap minggu anggota Keputrian akan berkumpul dan membahas tentang apa yang bisa mereka jadikan karya kreatif. Saat itu mereka juga akan saling mengajarkan langkah-langkah dalam membuat suatu hasil karya. “Saya bisa membuat kerajinan ini diajari oleh senior saya. Kegiatan seperti ini sudah turun temurun kami lakukan dan sejak dua tahun terakhir kami lebih mengembangkan karya kami,” ungkapnya.

Tidak hanya membuat namun santri yang tergabung dalam Keputrian juga menjual hasil karyanya. Elis mengaku mendapatkan modal dari pesantren untuk membuat hasil karyanya. “Pesantren memfasilitasi kami untuk berkarya. Karya kami ini kami jual sendiri di lingkungan pesantren dan hasilnya akan diberikan pada pesantren untuk biaya pembangunan pesantren. Hasil karya ini setiap hari dapat dijumpai di ruangan khusus karya santri dan minimalnya dalam satu bulan satu kali kami mengadakan bazar,” terang santri yang telah lihai dalam membuat karya flanel  ini.

Novi Sofiah pengurus Keputrian menambahkan, dirinya sangat senang dengan mengikuti kegiatan yang ada di pesantrennya itu. “Dari sini saya bisa mendapatkan berbagai pengalaman dan ilmu yang bermanfaat. Hidup di pesantren itu sangat menyenangkan  karena kita bisa mempelajari berbagai hal dan bisa menjadi siswi yang mandiri,” jelas dara manis ini.

Sumber: Radar Tasikmalaya
Senin, 15 Maret 2011

About these ads

3 responses to “Latih Kreativitas di Pesantren

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s